Menyembah Ka’bah, Ajaran Tauhid ?


Syubhat :

Anda mengklaim bahwa ajaran Islam yang pokok adalah “Tauhid.” Pengakuannya: “Tiada Tuhan selain Allah dan hanya kepada Dialah kita wajib sembah sujud dan meminta pertolongan” (QS.1 Al-Fatihah 5). Apakah kiblat dan konsep “Rumah Allah” sesuai dengan konsep Tauhid?.

Jawab :

Ya, sesuai dengan konsep tauhid. Karena berkumpulnya kaum muslimin di sekitar satu rumah yaitu Baitullah, dan menghadapnya mereka dengan satu kiblat yang sama yaitu Ka’bah, dan bacaan mereka hanya kepada satu kitab yaitu al-Qur’an, semua itu turut andil dalam menjaga persatuan kaum muslimin agar tidak terpecah belah dan berselisih.

Ka’bah tidak lain hanyalah kiblat, yang kaum muslimin menghadap kepadanya dalam shalat mereka atas perintah Allah. Itu seperti pandangan persatuan mereka, serta kesatuan tujuan mereka. Mereka menziarahinya, serta thawaf di sekitarnya adalah demi menjalankan perintah Allah.

Kaum Muslimin mengetahui bahwa itu hanyalah batu, yang tidak mendatangkan madharat, tidak juga memberi manfaat, akan tetapi kaum muslimin melaksanakan perintah Allah sekalipun belum mengetahui hikmah di belakangnya. Karena itu termasuk kandungan dari “hanya beribadah kepada Allah pencipta alam semesta”.

Tidaklah Islam itu mengajak kecuali hanya menyembah, beribadah dan taat kepada Allah saja, serta mencabut segala peribadatan kepada selain-Nya, manusia atau pun batu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاتَّخَذُوا مِن دُونِهِ آلِهَةً لَّا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنفُسِهِمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا

“Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak Kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatan pun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.” (QS. Al-Furqan (25): 3)*.

http://alhilyahblog.wordpress.com/2012/01/23/jawaban-tuduhan-tuduhan-buruk-kaum-nasrani-dan-orang-orang-kafir-terhadap-islam-bag-1/

One response to “Menyembah Ka’bah, Ajaran Tauhid ?

  1. Ping balik: Kumpulan Artikel Seputar Kristologi | Abu Zahra Hanifa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s