Atikah binti Zaid radhiyallahu ‘anha

Pada dirinya Allah kumpulkan banyak kemuliaan. Ayahnya, Zaid bin ‘Amr, adalah seorang yang berlepas diri dari agama nenek moyangnya sebelum diutusnya Rasulullah. Hatinya condong kepada agama hanifiyah, agama Ibrahim yang mengusung dakwah tauhid.

Ibunya adalah seorang sahabiyah yang mulia, Ummu Kuruz bintu al-Hadhrami bin ‘Ammar bin Malik bin Rabi’ah bin Lukaiz bin Malik bin ‘Auf.

Baca lebih lanjut

Istri Para Syuhada, Atikah binti Zaid radhiyallahu ‘anha

Nama beliau adalah Atikah binti Zaid bin Amr bin Nufail bin Abdil Uzza bin Rayyah bin Abdillah Al Qurasyiyah Al Adawiyyah radhiyallahu ‘anha.

Beliau adalah saudari seayah dari Said bin Zaid radhiyallahu ‘anhu, salah seorang dari sepuluh orang yang dijanjikan surga. Beliau adalah anak perempuan dari paman Umar bin Al Khaththab radhiyallahu ‘anhu.

Baca lebih lanjut

Bibi Nabi, Shafiyyah binti Abdul Muthalib radhiyallahu ‘anha

Beliau adalah Bibi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Nama beliau adalah Shafiyyah binti Abdul Muththalib bin Hisyam bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab Al Qurasyiyah Al Hasyimiyah.

Selain bibi dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau adalah saudari dari singa Allah Hamzah Bin Abdul Muththalib serta ia adalah ibu dari sahabat yang agung Zubair bin Awwam.

Baca lebih lanjut

Kisah Kesabaran Pemilik Dua Ikat Pinggang, Asma bintu Abu Bakar

Asma Pemilik Dua Ikat Pinggang

Syahdan, ketika itu Abu Bakar sedang berkemas mempersiapkan segalanya untuk hijrah bersama kekasihnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia telah menyewa seorang ahli penunjuk jalan yang akan menghantarkannya ke Madinah. Disiapkannya pula dua ekor unta sebagai kendaraan pribadi sembari menunggu perintah Rasulullah untuk mulai berhijrah.

Urwah mengisahkan dari bibinya, Aisyah, sebagai berikut,

Baca lebih lanjut

Asma binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha

Pernahkah pembaca mendengar kisah hidup Abdullah bin Zubair dan Urwah bin Zubair?

Dialah tokoh kenamaan yang dikelilingi oleh tokoh-tokoh pilihan. Ayahandanya adalah Zubair bin Awwam, pembela Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, termasuk satu dari sepuluh orang yang mendapat kabar gembira akan masuk jannah.

Baca lebih lanjut

Kisah Kelahiran Hingga Syahidnya Abdullah bin Zubair radhiyallahu ‘anhu

Abdullah bin Zubair adalah bayi pertama muhajirin yang lahir di Madinah. Ketika menempuh perjalanan di padang pasir yang panas bagai nyala api dalam perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah yang terkenal itu, Abdullah bin Zubair masih merupakan janin dalam rahim ibunya.

Demikianlah telah menjadi takdir bagi Abdullah bin Zubair melakukan hijrah bersama Kaum Muhajirin selagi belum muncul ke alam dunia, masih tersimpan dalam perut ibunya.

Baca lebih lanjut

Abdullah bin Zubair, Bayi Pertama Muhajirin Di Madinah

Seorang pemimpin masa Khalifah Ali bin Abi Talib dan awal khilafah Bani Umayyah. Dia adalah bayi pertama yang lahir dikalangan Muhajirin di Madinah. Ayahnya bernama Zubair Awwam dan ibunya, Asma binti Abu Bakar as-Siddiq.

Ia sepupu dan juga kemenakan Nabi Muhammad dari istrinya, Aisyah binti Abu Bakar.

Baca lebih lanjut

Ammar bin Yasir (8) : Dalam Perang Jamal

Seri artikel ini adalah tentang kisah hidup Ammar bin Yasir radhiyallahu ‘anhu, mengenai sikap dan keberpihakkannya ketika terjadi “Fitnah Pertama” ditengah umat islam. Kisahnya sangat menarik karena gugurnya beliau radhiyallahu anhu merupakan mukjizat kenabian dan akhir dari fitnah besar yang terjadi antara khalifah Ali dengan gubernur Muawiyah radhiyallahu’anhum.

Pada kesempatan ini kita akan membahas terlebih dahulu tentang Perang Jamal dan latar belakang yang mendorong terjadinya peristiwa tersebut. Perang Jamal adalah perang saudara antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib beserta para pendukungnya dengan kubu ummul mukminin Aisyah yang didukung oleh Thalhah dan al-Zubair.

Baca lebih lanjut

10 Sahabat Yang Di Jamin Masuk Surga

Sepuluh orang yang dijamin masuk surga adalah para sahabat Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin ‘Auf ia berkata: Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

أَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَعَلِيٌّ فِي الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِي الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِي الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِي الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِي الْجَنَّةِ رواه الترمذي 3680

Abu Bakr di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’d di surga, Sa’id di surga, Abu ‘Ubaidah bin Jarrah di surga”. (HR, Tirmidzi: 3680).

Baca lebih lanjut

Kisah Keberanian Az Zubair radhiyallahu’anhu

Namanya adalah az Zubair bin Awwâm bin Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai Radhiyallahu anhu.

Nasabnya bersambung dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Qushai. Sedangkan ibunya bernama Shafiyah binti Abdul Muthallib Radhiyallahu anhuma, bibi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dia memiliki kunyah (nama panggilan) Abu Abdillâh. Az-Zubeir bin Awwâm masuk Islam ketika berumur delapan tahun.[1]

Baca lebih lanjut