Abul Ash bin Rabi’ radhiyallahu’anhu, Suami Zainab binti Rasulullah

Abul Ash bin Rabi al-Absyami al-Quraisyi, seorang pemuda kaya, tampan-rupawan, mempesona setiap orang yang memandang kepadanya. Dia berkecimpung dalam kenikmatan, dengan status sosial yang tinggi sebagai bangsawan. Dia menjadi model bagi ahli-ahli penunggang kuda bangsa Arab dengan segala persoalannya, kesombongan, ciri-ciri kemanusiaan, kesetiaan, dan kebangsaaan warisan nenek moyang atau turunan.

Abul Ash memang mewarisi dari Quraisy bakat dan keterampilan berdagang pada dua musim, yaitu musim dingin dan musim panas. Kendaraannya tidak pernah berhenti pulang dan pergi antara Mekah dan Syam. Kafilahnya mencapai jumlah seratus ekor unta dan dua ratus personel. Masyarakat menyerahkan harta mereka kepadanya untuk diperdagangkan, karena dia telah membuktikan kepintaraannya dalam berdagang, dan dia selalu benar dan dapat dipercaya. Baca lebih lanjut

Zainab binti Muhammad shalallahu alaihi wasallam

Zainab adalah putri tertua Rasulullah. Rasulullah telah menikahkannya dengan sepupu beliau, yaitu Abul ‘Ash bin Rabi’ sebelum beliau diangkat menjadi Nabi, atau ketika Islam belum tersebar di tengah-tengah mereka. lbu Abul ‘Ash adalah Halah binti Khuwaylid, bibi Zainab dari pihak ibu. Dari pernikahannya dengan Abul ‘Ash mereka mempunyai dua orang anak : Ali dan Umamah. Ali meninggal ketika masih kanak-kanak dan Umamah tumbuh dewasa dan kemudian menikah dengan Ali bin Abi Thalib. setelah wafatnya Fatimah. Baca lebih lanjut

Zainab binti Rasulullah ﷺ

Zainab Seorang Anak, Istri & Ibu Teladan Sepanjang Masa

Ia adalah anak sulung dari pasturi paling mulia, ayahnya adalah al-Amin (orang yang terpercaya), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ibunya adalah ath-Thahirah (wanita yang suci) Khadijah radhiallahu’anhu. Di tengah keluarga yang mulia itulah Zainab kecil dibesarkan dan dididik.

Sebagai anak terbesar ia terbiasa membantu meringankan tugas ibunya dalam urusan rumah tangga, dari merawat rumah sampai mengasuh adik-adiknya (Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fathimah radhiallahu’anhunna jami’an. Dari sanalah ia belajar hidup dalam kesabaran dan keteguhan, sampai-sampai Fathimah yang merupakan putri bungsu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggap kakaknya Zainab seperti ibu kecilnya. Baca lebih lanjut

Putri Rasulullah (1) : Zainab radhiyallahu’anha

Zainab radhiyallahu ‘anha merupakan putri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari istri beliau Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha. Zainab lahir sepuluh tahun sebelum ayahnya diangkat menjadi Nabi. Beliau tumbuh besar dalam keluarga nubuwwah dengan meneguk akhlaq dan perilaku kedua orang tuanya secara langsung. Ayahnya adalah Nabi terakhir yang diutus sebagai rahmat untuk semesta alam yang memiliki budi pekerti yang agung. Sedangkan ibunya adalah sayyidah wanita seluruh alam. Baca lebih lanjut