Sirah Nabi (61) : Kedatangan Delegasi Dari Bani Daus

ASAL USUL BANI DAUS

Daus dinisbahkan kepada Daus bin Udtsan (عُدثان) bin Abdullah bin Zahran. Nasabnya bersambung ke Azad[1]. Qalqasyandi menyebut nasab lengkapnya dengan Daus bin Udtsan bin Abdullah bin Zahran bin Ka’b bin Harits bin Ka’b bin Abdullah bin Khalid bin Nashr [2].

Bani ini adalah kaum Abu Hurairah[3]. Tidak dijelaskan tempat asal kaum ini, hanya disebutkan bahwa mereka berasal dari Yaman[4].

Baca lebih lanjut

Kisah Ath Thufail bin Amru Ad Dausi radhiyallahu ‘anhu

“Ya Allah, berikanlah sebuah bukti kepadanya atas kebaikan yang dia niatkan.” (Dari doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuknya).

Ath-Thufail bin Amru ad-Dausi adalah kepala kabilah Daus di masa jahiliyah, salah seorang pemuka orang-orang Arab yang berkedudukan tinggi, satu dari para pemilik muru’ah yang diperhitungkan orang banyak.

Panci miliknya tidak pernah turun dari api karena senantiasa di pakai untuk memasak dalam rangka menjamu tamu dan pintu rumahnya tidak pernah tertutup dari tamu yang mengetuk untuk bermalam.

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (35) : Dakwah Rasulullah Kepada Jamaah Haji Dari Madinah

Pada bulan Dzul-Qa’dah tahun kesepuluh dari nubuwah, tepatnya pada akhir bulan Juni atau awal bulan Juli tahun 619 M. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali ke Makkah (setelah mencoba mendakwahkan Islam ke Thaif), untuk memulai langkah baru menawarkan Islam kepada berbagai kabilah dan individu.

Pertimbangan lain, karena musim haji sudah dekat, sehingga orang-orang menunaikan kewajiban haji, melibatkan diri dalam berbagai kepentingan. Maka beliau pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Beliau mendatangi setiap kabilah untuk menawarkan Islam dan menyeru mereka agar masuk Islam, seperti yang beliau lakukan sejak tahun keempat dari nubuwah.

Baca lebih lanjut