Kisah Uwais Al Qarni & Baktinya Kepada Orangtua

Kisah Uwais bin ‘Amir Al Qarni ini patut diambil faedah dan pelajaran. Terutama ia punya amalan mulia bakti pada orang tua sehingga banyak orang yang meminta doa kebaikan melalui perantaranya.

Apalagi yang menyuruh orang-orang meminta doa ampunan darinya adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sudah disampaikan oleh beliau jauh-jauh hari.

Baca lebih lanjut

Uwais Al Qarni, Kisah Pemimpin Para Tabi’in

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al-Qarni tanpa pernah melihatnya.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad. Ayahnya telah meninggal. Dia hidup bersama ibunya dan dia berbakti kepadanya. Dia pernah terkena penyakit kusta. Dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah pemimpin para tabi’in.”

Baca lebih lanjut

Kisah Cucu Al Faruq, Salim bin Abdullah bin Umar bin Khattab

Kita memasuki zaman khilafah al-Faruq Umar bin Khathab. Saat di mana kota Madinah melimpah ruah dengan hasil ghanimah yang didapatkan kaum muslimin dari harta Kaisar Persia terakhir, Yazdajurd.

Ada mahkota-mahkota yang bertabur permata, selendang yang tersusun dari mutiara, juga pedang-pedang emas bertatahkan permata dan marjan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Baca lebih lanjut

Salim bin Abdullah bin Umar Al Khattab, Seorang Alim Yang Mengamalkan Ilmunya

Anak Umar bin Khathhab banyak, akan tetapi yang paling mirip dengannya adalah Abdullah. Abdullah bin Umar juga memiliki banyak anak, bahkan lebih banyak daripada anak ayahnya, dan yang paling mirip dengan Abdullah adalah Salim.

Mari kita lanjutkan kisah kehidupan Ibnu Abdullah, cucu al-Faruq, Umar bin Khaththab, yang serupa dengan kakeknya dalam perwujudan fisik, akhlak, agama, dan kewibawaannya.

Baca lebih lanjut

Fitnah Terhadap Daulah Bani Umayyah

Sejarah Bani Umayyah adalah sebuah fase sejarah yang paling banyak diselipi berita-berita bohong dan pengubahan. Oleh karena itu, kita dapati banyak tulisan-tulisan yang memberikan kesan negatif dan kurang baik.

Padahal banyak sekali jasa Bani Umayyah yang semestinya bisa ditonjolkan, seperti: penyebaran Islam secara besar-besaran terjadi di berbagai belahan dunia :

Baca lebih lanjut

Biografi Lengkap Tokoh Tokoh Islam Sepanjang Sejarah

Sesungguhnya segala puji milik Allah subhanahu wa ta’ala. Kami memohon pertolongan, ampunan, dan perlindungan kepada Allah dari keburukan-keburukan diri kami dan kejelekan-kejelekan amal perbuatan kami. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah subhanahu wa ta’ala, maka tidak ada seorang pun yang bisa menyesatkannya dan barang siapa disesatkan oleh Allah, maka tidak ada seorang pun yang bisa memberi petunjuk kepadanya.

Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya. Sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah Kalamullah; sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara baru (tidak ada dasarnya di dalam agama). Setiap perkara baru adalah bid’ah. Setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka. Amma ba’du:

Semoga bermanfaat.. Baca lebih lanjut