Kisah Muadz bin Jabal Memanjangkan Bacaan Shalat

Dahulu Mu’adz bin Jabal radhiyallahu’anhu selalu shalat bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, tatkala ia (Mu’adz) mendatangi kaumnya, ia mengimami mereka dengan membaca Surah Al-Baqarah.

Maka salah seorang makmum memisahkan diri lalu shalat sendirian dengan lebih cepat (lalu pergi). Ketika berita itu sampai kepada Mu’adz ia berkata: ‘Orang itu adalah orang munafiq.’

Baca lebih lanjut

Biografi Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Pemimpin Para Ulama

Kita berbicara tentang pemuda Anshar yang menjadi senior dan tokoh bukan karena usia. Ia adalah pemimpinnya para ulama di akhirat kelak. Dialah yang disebut oleh Nabi Muhammad sebagai orang yang paling tahu tentang halal dan haram.

Dialah Muadz bin Jabal al-Anshari radhiallahu ‘anhu.

Mengenal Muadz

Nama dan nasabnya adalah Muadz bin Jabal bin Amr bin Aus. Kabilah Aus merupakan salah satu kabilah besar yang terpandang di Kota Madinah.

Baca lebih lanjut

Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Dai Umat Dimasanya

Muadz bin Jabal bin Amr bin Aus al-Khazraji, dengan nama julukan “Abu Abdurahman”, dilahirkan di Madinah. Ia memeluk Islam pada usia 18 tahun, Ia mempunyai keistimewaan sebagai seorang yang sangat pintar dan berdedikasi tinggi.

Dari segi fisik, ia gagah dan perkasa. Allah juga mengaruniakan kepadanya kepandaian berbahasa serta tutur kata yang indah, Muadz termasuk di dalam rombongan yang berjumlah sekitar 72 orang Madinah yang datang berbai’at kepada Rasulullah.

Baca lebih lanjut

Penulisan Alqur’an & Pengumpulannya

Penulisan dan pengumpulan Al-Qur’an melewati tiga jenjang.

Tahap Pertama

Zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pada jenjang ini penyandaran pada hafalan lebih banyak daripada penyandaran pada tulisan karena hafalan para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum sangat kuat dan cepat di samping sedikitnya orang yang bisa baca tulis dan sarananya. Oleh karena itu siapa saja dari kalangan mereka yang mendengar satu ayat, dia akan langsung menghafalnya atau menuliskannya dengan sarana seadanya di pelepah kurma, potongan kulit, permukaan batu cadas atau tulang belikat unta. Jumlah para penghapal Al-Qur’an sangat banyak. Baca lebih lanjut