Hikmah Dimasukkannya Kuburan Rasulullah Didalam Masjid

Pertanyaan:

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa kita tidak boleh menguburkan orang-orang yang sudah mati di dalam masjid. Demikian pula, mesjid mana pun yang di dalamnya terdapat sebuah kuburan, kita tidak boleh shalat di dalamnya. Akan tetapi, apa hikmah dari dimasukkannya kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beberapa sahabatnya di dalam Masjid Nabawi?

Jawaban:

Diriwatkan dengan tegas dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau telah bersabda,

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (42) : Pembangunan Masjid Nabawi

Telah dikisahkan pada edisi terdahulu, setelah unta tunggangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berhenti di suatu tempat di Madinah, maka kaum muslimin menjadikannya sebagai tempat untuk menunaikan shalat.

Tempat itu merupakan tempat penjemuran kurma milik Suhail dan Sahl, dua anak yatim dari Bani Najjâr yang berada dalam pemeliharaan As’ad bin Zurârah.

Baca lebih lanjut

Awal Pembangunan Masjid Nabawi

Pembangunan Masjid

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membangun Masjid Nabawi pada bulan Raibul Awal di awal-awal hijarahnya ke Madinah. Pada saat itu panjang masjid adalah 70 hasta dan lebarnya 60 hasta atau panjangnya 35 m dan lebar 30 m. Kala itu Masjid Nabawi sangat sederhana, kita akan sulit membayangkan keadaannya apabila melihat bangunannya yang megah saat ini.

Lantai masjid adalah tanah yang berbatu, atapnya pelepah kurma, dan terdapat tiga pintu, sementara sekarang sangat besar dan megah.

Baca lebih lanjut

Keutamaan Kota Madinah

KEUTAMAAN KOTA MADINAH [1]

Kota Rasûlullâh (kota Madinah), kota mulia, tempat turunnya wahyu dan turunnya Jibril al-Amîn kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kota yang menjadi tempat kembalinya iman, tempat pertemuan antara kaum Muhâjirîn dan kaum Anshâr.Kota Madinah adalah ibu kota pertama bagi kaum Muslimin.

Disanalah dikibarkan bendera jihad di jalan Allâh. Dari kota ini juga pasukan-pasukan pembawa kebenaran bertolak untuk membebaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya kebenaran. Dari kota ini, cahaya hidayah memancar sehingga bumi terterangi dengan cahaya hidayah. Itulah kota yang menjadi tujuan hijrah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca lebih lanjut