Awal Pembangunan Masjid Nabawi

Pembangunan Masjid

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membangun Masjid Nabawi pada bulan Raibul Awal di awal-awal hijarahnya ke Madinah. Pada saat itu panjang masjid adalah 70 hasta dan lebarnya 60 hasta atau panjangnya 35 m dan lebar 30 m. Kala itu Masjid Nabawi sangat sederhana, kita akan sulit membayangkan keadaannya apabila melihat bangunannya yang megah saat ini.

Lantai masjid adalah tanah yang berbatu, atapnya pelepah kurma, dan terdapat tiga pintu, sementara sekarang sangat besar dan megah.

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (40) : Mendirikan Masjid Quba

Di tahun pertama Hijriyah, setelah beliau tiba di kota Madinah dari Makkah, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awwal pada tahun ke 53 dari kelahiran beliau, beliau kemudian melakukan tiga hal penting:

  • Mendirikan masjid, yaitu Masjid Quba
  • Mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar
  • Membuat perjanjian dengan orang Yahudi.

Baca lebih lanjut

Masjid Quba, Masjid Pertama Dalam Islam

Masjid ini dinamakan Masjid Quba Karena terletak di bangun di kampung yang namanya Qubaa’, disitulah tempat tinggalnya bani Ámr bin Áuf [1], yang jaraknya sekitar 5 km di sebelah barat daya Masjid Nabawi. Asalnya Quba’ adalah nama sebuah sumur di sana, namun akhirnya menjadi nama kampung (lihat al-Maghoonim al-Muthoobah fi Maálim Toobah hal 323).

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berhijrah ke kota Madinah, maka kegiatan pertama yang dilakukan oleh beliau adalah membangun masjid Quba’.

Baca lebih lanjut