Mengenal Keluarga Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam

Nabi Muhammad ﷺ adalah suri tauladan kita. Namun bagaimana kita akan meneladani beliau, jika kita tidak mengetahui siapa beliau?

Pepatah Indonesia mengatakan “tak kenal maka tak sayang”, maka melalui tulisan ringan ini, kami ingin sedikit mengutarakan nama dan silsilah keluarga beliau.

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (15) : Wafatnya Ibunda Nabi Muhammad dan Diasuhnya Beliau Oleh Kakek dan Pamannya

Wafatnya Ibunda Nabi ﷺ

Telah berlalu sebelumya penjelasan bahwa ketika Rasūlullāh ﷺ berusia 4 tahun, ibu asuh Nabi ﷺ (Halimah) mengantar beliau kembali ke pangkuan ibu kandungnya, dan ini terjadi setelah proses pembelahan dada Nabi. Para ulama menjelaskan bahwa diantara sebab Halimah bersedia mengembalikan Muhammad ﷺ adalah kejadian pembelahan dada tersebut menyebabkan Halīmah khawatir jika suatu saat Nabi akan diserang lagi sedangkan Nabi adalah amanahnya untuk dia jaga. Akhirnya dia mengembalikan Nabi ﷺ kepada ibundanya.

Setelah itu, Nabi Muhammad dirawat oleh ibunya sendiri dari umur 4 tahun sampai 6 tahun. Saat berumur 6 tahun, beliau dibawa ke Madinah oleh ibunya untuk menziarahi makam ayahanda beliau, karena ayah Nabi meninggal di Madinah. Selain itu banyak akhwāl (saudara laki-laki ibu) Abdul Muttholib (kakek Nabi) dari Bani Najjaar [1] yang tinggal di Madinah. Adapun ‘ammamnya (saudara laki-laki bapak) banyak di Mekkah. Baca lebih lanjut