Mukjizat Nabi Muhammad (2) : Peristiwa Isra’ Mi’raj

Perjalanan isra dan mi’raj adalah sebuah perjalanan yang menunjukkan kebesaran Allah Ta’ala dan keagungan ayat-ayat-Nya. Sebuah perjalanan yang tidak mampu dicapai oleh kecerdasan akal manapun untuk melogikakannya.

Sebuah perjalanan yang menunjukkan betapa mulia orang yang diperjalankan pada malam itu, yakni Nabi kita Muhammad bin Abdullah shalawatu Rabbi wa salamuhu ‘alaihi.

Baca lebih lanjut

Bagaimanakah Shalat Nabi Sebelum Isra’ Mi’raj ?

Pertanyaan:

Yang saya baca dalam hadis isra mi’raj disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sampai di masjidil Aqsa, beliau shalat mengimami para nabi yang lain. Bgmn beliau bisa shalat padahal beliau belum mndapat perintah shalat?. Kan ketika itu beliau belum naik ke langit. Matur nuwun jawabannya.

Jawaban :

Pertama, bahwa syariat shalat sudah dikenal sebelum peristiwa isra’ mi’raj.

Pernah ada seseorang yang bertanya kepada A’isyah tentang shalat malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau menjawab, Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Nabi ﷺ Menerima Wahyu Perintah Shalat

Di artikel yang lalu, kita telah membahas tentang perjumpaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Allah Ta’ala. Apakah beliau melihat Allah ataukah tidak? Bagaimana keadaan saat itu? Sudah kita ketahui bersama dalam pembahasan tersebut dengan dalil-dalilnya. Setelah itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu kewajiban shalat lima waktu.

Kewajiban Shalat

Seandainya seorang muslim memahami secara hakiki peristiwa diterimanya wahyu shalat, pastilah tak ada seorang pun dari mereka yang meremehkan shalat. Allah mengistimewakan dan meninggikan kedudukan syariat ini. Karena itulah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menerimanya dengan cara yang berbeda. Langsung berjumpa dengan-Nya tanpa perantara. Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Tiga Wahyu Selain Perintah Shalat

Karunia dan anugerah yang besar dari Allah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umatnya dalam perjalanan isra’ dan mi’raj tidak hanya berhenti pada syariat shalat saja. Karunia itu terus berlanjut dengan tiga wahyu lainnya.

Pertama, adanya aturan baru dalam perhitungan kebaikan dan keburukan. Kedua, penutup surat Al-Baqarah. Ketiga, ampunan yang besar bagi mereka yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Nabi ﷺ Melihat Telaga Kautsar

Orang Arab menggunakan kata al-Kautsar untuk menggambarkan sesuatu yang banyak. Dan al-Kautsa itu banyak airnya. Banyak cangkir dan gelasnya. Banyak keberkahannya. Dan banyak kebaikannya. Al-Kautsar adalah anugerah yang Allah Jalla wa ‘Ala berikan khusus untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Karunia yang Besar

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Istana Umar Di Surga

Di surga, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diperlihatkan hal-hal yang istimewa. Ada yang memang diperuntukkan untuk beliau, seperti al-Kautsar. Dan adapula sesuatu yang disediakan Allah Ta’ala untuk orang-orang yang beriman. Kemudian beliau ceritakan hal tersebut kepada umatnya. Agar mereka bertambah semangat mendapatkan bagian surga tersebut.

Salah satu yang dilihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di surga yang diperuntukkan untuk umatnya adalah istana emas. Sebuah istana mewah yang ada di surga. Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Bilal Di Surga

Sepulang dari perjalanan isra’ mi’raj, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar gembira kepada Bilal bin Rabah. Nabi berjumpa dengan dirinya di surga dalam perjalanan istimewa tersebut.

Tidak hanya Umar bin al-Khattab saja yang dilihat oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam perjalanan mi’raj beliau. Ada kisah yang menjadi hadiah istimewa juga untuk Bilal bin Rabah radhiallahu ‘anhu.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang shahih, Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata, Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Ummu Sulaim Di Surga

Islam adalah agama untuk laki-laki dan wanita. Tak ada diskriminasi antara laki-laki dan wanita. Yang membedakan mereka di sisi Allah adalah takwanya. Demikian juga di surga. Allah jadikan tempat yang agung itu untuk orang yang beriman laki-laki maupun perempuan. Laki-laki berhak masuk surga jika menaati Allah, perempuan pun demikian.

Allah memberi kabar gembira kepada kaum perempuan dalam peristiwa mi’raj Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa ada perempuan masyarakat biasa, bukan keluarga nabi, atau dalam bahasa kita keturunan kiyai. Bukan pula bangsawan atau anak raja. Ia adalah perempuan biasa pada umumnya. Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Nabi ﷺ Bertemu Dengan Tiga Orang Rasul

Selain bertemu dengan tiga orang umat beliau yang shaleh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga dipertemukan secara khusus dengan tiga orang rasul terbaik. Mereka adalah Musa, Isa, dan Ibrahim ‘alaihimussalam.

Pertemuan ini dapat kita pahami dari salah satu riwayat yang disebutkan setelah kisah Bilal radhiallahu ‘anhu. Diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu abbas radhiallahu ‘anhuma, ia berkata, Baca lebih lanjut

Perjalanan Isra’ Mi’raj : Nabi ﷺ Bertemu Kembali dengan Nabi Musa & Mendengar Goresan Pena Pencatat Takdir

Pertemuan Nabi Muhammad dengan Nabi Musa terjadi dua kali. Pertama di langit keenam, sebagaimana telah kita bahas di artikel sebelumnya. Kali kedua terjadi di langit ketujuh. Pengulangan pertemuan ini bukan suatu yang aneh. Kalau pertemuan ini memang diperlukan. Bahkan Nabi Muhammad berulang-ulang berjumpa dengan Nabi Musa setelah menerima wahyu shalat.

Setelah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat sungai-sungai, dan Baitul Ma’mur, beliau kembali berjumpa dengan Musa ‘alaihissalam. Di tempat yang tak ada satu makhluk pun yang mencapai derajat setinggi itu. Hal ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan Musa ‘alaihissalam. Baca lebih lanjut