Kumpulan Artikel Seputar Maulid Nabi

Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubarokan fih kamaa yuhibbu Robbuna wa yardho, wa asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa asy-hadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuluh. Allahumma sholli ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Saudaraku yang semoga selalu mendapatkan taufik dari Allah subhanahu wata’ala, sering kita mendengar sebagian masyarakat yang tidak memperingati Maulid Nabi atau yang tidak merayakan hari kelahiran Nabi, dicap sebagai Wahhabi , bahkan biasa dikatakan sebagai orang orang yang tidak cinta kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Benarkah tuduhan tersebut ?! Baca lebih lanjut

Menjawab Syubhat Syubhat Perayaan Maulid Nabi

Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa ahlul bid’ah senantiasa ‘berjuang’ dengan penuh kegigihan membela dan mengibarkan bendera bid’ah, sehingga bid’ah menyebar di mana-mana. Jangan heran bila mereka begitu berani memaksakan dalil demi hawa nafsunya atau menasabkan hadits yang tidak ada asalnya.

Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat mereka?!

Pertama : Bertanya Tentang Dalilnya.

Syaikh Abdurrohman bin Yahya al-Mu’allimi berkata: “Tidak ada perselisihan pendapat bahwa agama yang benar (Islam) adalah yang datang dari Allah dan disampaikan oleh Rasulullah. Maka kita tanyakan kepada ahli bid’ah: Apakah amalan ini termasuk agama yang disampaikan oleh Muhammad dari Robbnya ataukah tidak? Kalau dia menjawab: Ini bukan termasuk agama, maka selesai sudah masalahnya. Namun kalau menjawab: Ini termasuk masalah agama, maka kita katakan padanya: Datangkanlah dalilnya!! [1]. Baca lebih lanjut

Dialog Dengan Pembela Maulid Nabi

Ada kelompok dari kaum muslimin yang melakukan perayaan maulid Nabi Sholallohu’alaihi wasallam pada hari kedua belas, bulan Rabiul awal, setiap tahun hijriah. Diselenggarakan dengan berbagai macam upacara dan ritual. Tujuan dari semua itu adalah mempertunjukkan kegembiraan, kebahagiaan, rasa syukur dan rasa cinta kepada Rasulullah Sholallohu’alaihi wasallam dengan memperingati hari kelahirannya. Apakah perbuatan ini benar, berkesesuaian dengan syariat dan pelakunya mendapat pahala?!

Kepada pembela dan pendukung perayaan maulid saya tujukan risalah ini, dari hati yang penuh kasih dan nasihat untuk mengantarkan kebenaran, membela sunah Nabi Sholallohu’alaihi wasallam dan mengamalkan sabdanya, Baca lebih lanjut

Teka Teki Maulid Nabi

Bermain teka teki… untuk mengasah akal..

Aqiqah bayi yang baru lahir disyariatkan karena ada dalil. Makanya aqiqah memiliki adab2nya, seperti harinya, jenis hewan yang disembelih, jumlah sembelihan, yang bertanggung jawab atas aqiqah, syarat aqiqah, dsb.

Memakai sandal memiliki banyak adab atau tata cara dalam syariat, karena ada dalil, seperti memulai memakai dengan kaki kanan, melepaskan dengan kaki kiri lebih dulu, tidak boleh memakai sandal sebelah, boleh mengusap sandal ketika berwudhu, doa memakai sandal, dsb. Baca lebih lanjut

Peringatan Maulid, Bentuk Tuduhan Khianat Terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam (2/2)

Pembaca yang budiman, memasuki bulan Rabi’ul Awal, apabila kita berjalan dipasar-pasar, maka kita akan melihat banyaknya telur yang dijual melebihi hari-hari pasar biasa. Tentunya kita sudah bisa menebak bahwa sebagian kaum muslimin akan merayakan maulid di bulan tersebut. Lalu bagaimana tinjauan syariat tentang hal tersebut? Apa defenisi maulid ? Bagaimana sejarah munculnya maulid ? Apa fatwa para ulama tentang perayaan maulid ? Untuk mengetahui jawabannya, berikut kami akan uraikan secara singkat.

Maulid secara bahasa berarti tempat atau waktu dilahirkannya seseorang. Karenanya, tempat maulid Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- adalah Mekkah. Sedangkan waktu maulid beliau adalah pada hari Senin bulan Rabi’ul Awwal pada tahun Gajah tahun 53 SH (Sebelum Hijriah) yang bertepatan dengan bulan April tahun 571 M. Baca lebih lanjut

Peringatan Maulid, Bentuk Tuduhan Khianat Terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam (1/2)

PERINGATAN MAULID NABI DALAM SOROTAN

Penulis : Al Ustadz Jafar Salih [ http://www.mimbarislami.or.id ]

Hari itu istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kedatangan tiga shahabat menanyakan perihal ibadah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Sesampainyamereka disana diceritakanlah kepada mereka seperti apa ibadah RasulullahShallallahu ‘Alaihi Wasallam, selesai mereka menyimak keterangan para pendampingRasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam seolah-olah mereka masih menganggapnya belum seberapa. Maka berkatalah salah seorang dari mereka; “Saya akan shalat malam selama-lamanya“. Kata yang kedua; “Kalau saya, saya akan berpuasa dan tidak berbuka“. Yang terakhir menyela; “Dan saya, saya akan menjauhi wanita-wanita dan tidak akan menikah“. Baca lebih lanjut

3 Pertanyaan Bagi Pecandu Maulid Nabi

Bismillah. Berikut ini adalah tiga pertanyaan yang kami tujukan kepada saudara-saudara seislam yang masih hobi dan kecanduan melakukan peringatan Maulid Nabi. Mudah-mudahan dengan membaca dan merenungkan tiga pertanyaan ini, mereka mendapat taufiq dan hidayah dari Allah untuk segera bertaubat dari kekeliruannya dalam mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam, dan mereka segera kembali ke jalan yang lurus dan benar sebagaimana yang telah ditempuh oleh Nabi shallallahu alaihi wassalam beserta para istri dan sahabat beliau -radhiyallahu anhum-, dan juga para ulama Islam terdahulu yang sholih –rahimahumullah-. Baca lebih lanjut

Maulid Nabi Dalam Timbangan Islam

Bulan Rabiul Awwal telah tiba. Di bulan ini banyak dari kaum muslimin yang mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam atau yang dikenal dengan acara Maulid Nabi. Bagaimana sebenarnya hukum perayaan ini ? Apakah dibenarkan oleh Islam ataukah malah sebaliknya? Insya Allah tulisan ringkas ini akan menjelaskan pandangan syariat terhadap Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Hakikat Perayaan Maulid

Perayaan Maulid tidak pernah dilakukan oleh generasi awal Islam. Al Imam Ash Shakhhawi mengatakan, “Perayaan maulid tidak pernah dinukilkan dari salah seorang pun dari dari salafus shalih yang hidup di tiga generasi awal Islam, hanya saja perayaan ini dimunculkan setelah masa tersebut.

Kalau bukan dari generasi awal Islam, lantas darimana perayaan ini berasal? Baca lebih lanjut

Penjelasan Hukum Peringatan Maulid Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam

Jika kita mau obyektif & terbuka dalam mencari kebenaran serta berusaha menelusuri dalam kitab tarikh (sejarah islam), maka perayaan Maulid Nabi tidak akan pernah ditemukan pada masa sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga, mereka adalah orang-orang yang paling paham mengenai sunnah Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan paling semangat dalam mengikuti setiap ajaran beliau. Baca lebih lanjut