Sirah Nabi (39) : Rasulullah Tiba Di Madinah

Kedatangan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam Di Madinah

Begitu terdengar keberangkatan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berhijrah dari Makkah menuju Madinah, maka kaum Anshâr keluar dari rumah-rumahnya untuk menunggu kedatangan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mereka menunggu kedatangan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari pada hari masih pagi. Jika panas sudah terik, mereka pun kembali pulang ke rumah masing-masing.

Baca lebih lanjut

Hijrah Ke Madinah (3) : Mempersaudarakan Muhajirin dengan Anshar

Selanjutnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar di rumah Anas bin Malik. Ketika itu mereka berjumlah 90 orang. Mereka dipersaudarakan atas persamaan, saling mewarisi sampai terjadinya peristiwa Badr.

Setelah Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan ayat,

وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ

“Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah....” (al-Anfal: 75).

Baca lebih lanjut

Hijrah Ke Madinah (2) : Membangun Masjid Quba

Setelah melalui berbagai rintangan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama rombongan akhirnya berhasil memasuki kota Madinah. Di kota inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian membangun masyarakat baru yang dipenuhi dengan nilai-nilai keislaman.

Masjid Pertama

Tibalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah bersama rombongan. Saat itu, para sahabat Anshar banyak yang belum mengetahui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu.

Baca lebih lanjut

Catatan Hijrah Dari Mekah Menuju Madinah

Setelah baiat aqabah ke-2 ditunaikan, umat Islam di Madinah pun siap menyambut kedatangan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota mereka. Jumlah umat Islam di Madinah yang sudah cukup banyak membumbungkan optimisme untuk menjadi Anshar, penolong dan pelindung Rasulullah dan para sahabat Muhajirin.

Dan Maha Sempurna Allah dengan segala ketetapan takdir-Nya. Dialah yang menyiapkan kondisi Kota Madinah setelah sebelumnya membekali ketangguhan iman dan mental umat Islam dengan kondisi Mekah yang sulit dan mengancam nyawa. Dialah pula yang menentukan waktu yang tepat bagi Rasul-Nya dan umat Islam untuk memulai fase madani.

Baca lebih lanjut

Hijrahnya Keluarga Salamah Ke Madinah

Abu Salamah bin Abdul Asad termasuk orang yang pertama dan bergegas menyambut perintah Rasulullah untuk berhijrah ke Madinah. Ia juga merupakan orang yang pertama yang berhijrah dari kekufuran menuju keislaman. Ia dan istrinya, Ummu Salam, berasal dari kabilah yang sama, dari Bani Makhzum.

Kedudukan mereka yang mulia sebagai keluarga terhormat di Mekah, tidak menghalangi mereka untuk hijrah ke Madinah. Mereka nafikan kelas sosial mereka demi menyambut seruan Allah dan Rasul-Nya. Abu Salamah, istrinya, dan seorang anaknya pun berangkat menuju Madinah.

Baca lebih lanjut

Kisah Hijrah Nabi, Sembunyi Di Gua Tsur

Kali ini cerita tentang hijrah nabi, lalu saat beliau dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur.

Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang-orang beriman, “Saya melihat tempat hijrah kalian adalah suatu tempat penuh dengan pohon kurma yang terletak di antara dua Harrah/ Labit (yaitu gunung ‘Air dan Tsaur).”

Baca lebih lanjut

Perjalanan Menuju Madinah & Kisah Pertemuannya Dengan Suraqah

Setelah berdiam diri di gua Tsûr selama tiga hari, penunjuk jalan yang disewa Abu Bakar Radhiyallahu anhu datang menyusul mereka sembari membawa dua tunggangan yang telah dipersiapkan Abu Bakar Radhiyallahu anhu.

Bersama mereka, ikut juga seorang budak milik Abu Bakar yang bernama Amir bin Fuhairah. Kemudian, empat orang ini memulai perjalanan menuju Madinah melalui daerah pinggiran.[1].

Baca lebih lanjut

Hijrah Ke Madinah (1) : Persiapan Hijrah

Ketika Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Madinah, bahkan berkembang pesat di kota itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mengizinkan kaum muslimin yang ada di Makkah untuk berhijrah.

Persiapan

Islam semakin berkembang di Madinah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mengizinkan kaum muslimin yang ada di Makkah untuk berhijrah ke kota itu.

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (38) : Persiapan Rasulullah Hijrah Ke Madinah

Keberangkatan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam Ke Madinah

Gelombang hijrah kaum muslimin dari Makkah ke Madinah, baik secara individu maupun secara berkelompok, sangat menimbulkan kekhawatiran di kalangan kaum kafir Quraisy. Mereka khawatir kaum muslimin akan bersatu. Jika bersatu, berarti menjadi ancaman bagi keberadaan kaum kafir Quraisy dan budaya paganismenya.

Kekhawatiran itu kian menjadi, jika Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ikut hijrah bersama mereka, lalu memimpin kaum muslimin. Ini tentu menjadi ancaman yang sangat menakutkan. Karena mereka mengetahui betapa sangat berpengaruh kedudukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di hati kaum muslimin.

Baca lebih lanjut