Hasan bin Ali bin Abu Thalib (4) : Keutamaan Al Hasan radhiyallahu ‘anhu

Sahabat Abu Bakrah mengisahkan, suatu hari Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedang memangku cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib  radhiallahu’anhuma.

Sambil memangku cucunya, beliau berbicara kepada kami. Sesekali beliau menghadap kepada kami, dan sesekali beliau mencium cucunya. Lalu beliau bersabda:

Baca lebih lanjut

Hasan bin Ali, Cucu Nabi Kesayangan Para Sahabat

Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhu dilahirkan pada pertengahan bulan Ramadhan tahun ketiga hijriah. Awal pemberian nama beliau dengan ditahnik (memasukkan kurma yang dihaluskan kedalam mulut) oleh Rasulullah dengan air liurnya dan diberi nama Hasan.

Dia adalah putera tertua dari Ali radhiyallahu ‘anhu.

Baca lebih lanjut

Hasan bin Ali bin Abu Thalib (3) : Ibunda Beliau, Fathimah binti Rasulullah

Beliau adalah sayyidah wanita seluruh alam pada zamannya, putri keempat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ibunya Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha.

Allah menghendaki kelahiran Fathimah kurang dari lima tahun sebelum Nabi diutus, dekat dengan peristiwa yang agung yaitu di saat orang-orang Quraisy rela menyerahkan hukum kepada Muhammad tentang perselisihan yang hebat di antara mereka untuk meletakkan Hajar Aswad setelah diadakan pembaharuan Ka’bah.

Baca lebih lanjut

Hasan bin Ali bin Abu Thalib (2) : Ayah Beliau Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dirahmati Allah Ta’ala, para sahabat Nabi merupakan generasi terbaik dari umat ini. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pembaca yang dirahmati Allah Ta’ala, pembahasan kita akan tertuju pada salah satu dari generasi terbaik umat ini. Beliau adalah salah satu sahabat yang telah dijamin masuk surga. Beliau adalah ayah dari pemimpinnya para pemuda di surga. Beliau adalah Ali bin Abi Thalib radlhiallaahu ’anhu, orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anak-anak. (Al Bidayah Wan Nihayah, 7/222).

Baca lebih lanjut

Hasan bin Ali bin Abu Thalib (1) : Kelahiran & Masa Kecilnya

Nama lengkap beliau adalah Abu Muhammad al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muthalib bin Hasyim al-Qurasyi al-Hasyimi, cucu Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Putera dari puteri beliau Fathimah az-Zahra dan raihanah (kesayangan) beliau. Orang yang paling mirip wajahnya dengan beliau.

Ia Lahir pada pertengahan Ramadhan tahun 3 H. Rasulullah mentahniknya dengan ludah beliau dan memberinya nama al-Hasan.

Baca lebih lanjut

Mengenal Keluarga Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam

Nabi Muhammad ﷺ adalah suri tauladan kita. Namun bagaimana kita akan meneladani beliau, jika kita tidak mengetahui siapa beliau?

Pepatah Indonesia mengatakan “tak kenal maka tak sayang”, maka melalui tulisan ringan ini, kami ingin sedikit mengutarakan nama dan silsilah keluarga beliau.

Baca lebih lanjut

Ahlul Bait Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam

Pembahasan Ahlul-Bait menjadi pembahasan yang cukup penting untuk dikupas, karena ada di antara kaum muslimin yang berlebih-lebihan dalam mencintai seperti Syi’ah Rafidlah, dan di antara mereka ada yang berlebih-lebihan dalam membenci dan memusuhi seperti Nawaashib.

Adapun golongan pertengahan di antara dua sisi ekstrim tersebut adalah Ahlus-Sunnah. Ahlus-Sunnah adalah ahlul-wasath. Mereka mencintai Ahlul-Bait menurut apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya.

Siapakah Ahlul-Bait Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam Baca lebih lanjut

Mengenal Ahlul Bait Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam

Oleh Ahmad Hamidin As-Sidawy

Di antara bukti keimanan seseorang muslim adalah mencintai ahlul bait Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena mencintai ahlul bait merupakan pilar kesempurnaan iman seorang muslim. Pernyataan cinta kepada ahlul bait Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sekarang tidak hanya datang dari kalangan ahlus Sunnah semata, akan tetapi juga didengungkan oleh beberapa kelompok Ahlul bid’ah seperti Syiah dan yang sealiran dengan mereka, mereka lakukan hal itu dalam rangka mengelabui dan menipu umat Islam sehingga mereka bingung dan tidak mengenal kebejatan dan kebencian mereka terhadap Ahulul bait, khususnya Syiah yang tidak kalah hebatnya dalam mempropagandakan pernyataan cinta mereka kepada ahlul bait sehingga seakan-akan merekalah satu-satunya kelompok yang paling mencintai Ahlul bait. Baca lebih lanjut