Kisah Bai’at Aqabah (1/3): 6 Orang Penduduk Madinah Berbai’at

Pada musim haji tahun kesebelas dari nubuwah, tepatnya pada bulan Juli tahun 620 M, dakwah Islam memperoleh benih-benih yang baik, dan secepat itu pula tumbuh menjadi pohon yang rindang. Di bawah lindungannya, orang orang Muslim bisa melepaskan diri dari lembaran-lembaran kezhaliman dan kesewenang-wenangan yang telah berjalan beberapa tahun.

Ada satu langkah bijaksana yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menghadapi tindakan penduduk Makkah yang selalu mendustakan dan menghalang-halangi orang yang mengikuti jalan Allah, yaitu beliau menemui berbagai kabilah pada malam hari, sehingga tak seorang pun dari orang-orang musyrik Makkah yang bisa menghalang-halanginya.

Baca lebih lanjut

Sirah Nabi (35) : Dakwah Rasulullah Kepada Jamaah Haji Dari Madinah

Pada bulan Dzul-Qa’dah tahun kesepuluh dari nubuwah, tepatnya pada akhir bulan Juni atau awal bulan Juli tahun 619 M. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali ke Makkah (setelah mencoba mendakwahkan Islam ke Thaif), untuk memulai langkah baru menawarkan Islam kepada berbagai kabilah dan individu.

Pertimbangan lain, karena musim haji sudah dekat, sehingga orang-orang menunaikan kewajiban haji, melibatkan diri dalam berbagai kepentingan. Maka beliau pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Beliau mendatangi setiap kabilah untuk menawarkan Islam dan menyeru mereka agar masuk Islam, seperti yang beliau lakukan sejak tahun keempat dari nubuwah.

Baca lebih lanjut