Khalifah Ali bin Abu Thalib (6) : Kebijakan Menata Ulang Pemerintahan

Pada hari ketiga Khalifah Ali bin Ali Thalib menjabat pemerintahan setelah wafatnya Utsman bin Affan, suasana di tengah masyarakat masih mencekam. Pembunuh Utsman masih belum ditemui dan ada potensi perlawanan yang besar pada Khalifah Ali atas kecurigaan dan ambisi kekuatan. Menghadapinya, kebijakan Ali ialah menata ulang pemerintahan, dibantu dengan Ibnu Abbas sebagai penasihat–utusan dari al-Mughirah.

Menghadapi Pembunuh Utsman

Imam Thabari mengutip Muhammad dan Thalhah: Ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib berdiri di hadapan masyarakat muslim pada hari ketiga, dia mengatakan, “Wahai penduduk kota, keluarkanlah orang orang badui di antara kalian! Dan wahai kalian orang orang badui, kembalilah kalian ke sumur-sumur kalian (maksudnya kampung halaman mereka).”

Baca lebih lanjut

Khalifah Ali bin Abi Thalib (5) : Pembaiatan Menjadi Khalifah

Pada masa tiga khalifah sebelumnya, Ali bin Abi Thalib terus menyertai mereka. Hingga sampai pada suatu peristiwa terbunuhnya Utsman (18 Dzulhijjah 35 H), umat Islam kehilangan imam.

Kisah Ali bin Abi Thalib pun berlanjut. Bisa dikatakan bahwa kursi kekhilafahan kosong selama dua atau tiga hari. Perlu dicatat bahwa peristiwa terbunuhnya Utsman, menjadi sebuah fitnah besar yang akan berpengaruh dalam dunia Islam, baik dari segi politik, akidah, maupun keilmuan. Setelah peristiwa tersebut, para sahabat mendorong pembaiatan Ali sebagai khalifah baru umat muslim.

Baca lebih lanjut

Kisah Ali bin Abu Thalib Menggantikan Rasulullah Dalam Penyergapan Kaum Qurays

Ali bin Abi Thalib adalah sosok yang sangat mencintai Nabi. Banyak sekali komitmen dan pengorbanan yang beliau berikan pada Nabi Muhammad, mulai dari keterlibatan dalam peperangan dan hal lainnya. Salah satu pengorbanan Ali adalah kesediaannya menggantikan Nabi dalam tidurnya, saat ada rencana pembunuhan Nabi pada malam tersebut.

Keresahan Elit Quraisy

Setelah beberapa masa berjalannya dakwah, para tetua Quraisy menyadari bahwa Nabi Muhammad telah memperoleh banyak pengikut dari berbagai suku di luar Mekkah. Terlebih setelah beberapa sahabat muhajirin keluar meninggalkan Mekkah, para pembesar Quraisy yakin bahwa kaum muslim telah menemukan sebuah ‘rumah’ yang menyelamatkan mereka dari tekanan Quraisy.

Baca lebih lanjut

Teladan Kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu

Ali bin Abi Thalib, semoga ridha Allah senantiasa menyertainya, khalifah Ar Rasyidin yang keempat. Sepupu sekaligus menantu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Pembawa panji kehormatan dari Nabi pada saat perang Khaibar. Satu dari sepuluh sahabat yang mendapat jaminan masuk surga dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.

Bahkan Nabi shallallahu’alaihi wasallam pernah bersabda tentang dirinya,

أنت مني بمنزلة هارون من موسى إلا أنه لا نبي بعدي

Kedudukanmu di sisiku seperti kedudukan Harun di sisi Musa. Hanya tidak ada nabi setelahku” (HR. Muslim no. 4418). Baca lebih lanjut

Mengenal Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dirahmati Allah Ta’ala, para sahabat Nabi merupakan generasi terbaik dari umat ini. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pembaca yang dirahmati Allah Ta’ala, pembahasan kita akan tertuju pada salah satu dari generasi terbaik umat ini. Beliau adalah salah satu sahabat yang telah dijamin masuk surga. Beliau adalah ayah dari pemimpinnya para pemuda di surga. Beliau adalah Ali bin Abi Thalib radlhiallaahu ’anhu, orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anak-anak. (Al Bidayah Wan Nihayah, 7/222).

Baca lebih lanjut

Khalifah Ali bin Abu Thalib (3) : Nasab & Keluarga Beliau radhiyallahu’anhu

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dirahmati Allah Ta’ala, para sahabat Nabi merupakan generasi terbaik dari umat ini. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Allah Ta’ala telah memilih mereka untuk mendampingi dan membantu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menegakkan agama-Nya. Orang-orang pilihan Allah ini, tentunya memiliki kedudukan istimewa dibandingkan manusia yang lain karena Allah Ta’ala tidak mungkin keliru memilih mereka. Baca lebih lanjut

Khalifah Ali bin Abu Thalib (2) : Keutamaan Ali bin Abu Thalib radhiyallahu’anhu

Imam Ali bin Abi Thalib adalah khalifah rasyid yang keempat. Keutamaan dan keistimewaannya adalah sesuatu yang tidak diragukan lagi kecuali oleh orang-orang Khawarij (Ibnu Muljam dan komplotannya) yang lancang memerangi bahkan menumpahkan darahnya.

Berbeda dengan tiga khalifah sebelumnya, dimana sebagian orang terjebak dalam kesalahan dengan merendahkan kedudukan mereka, Ali bin Abi Thalib sebaliknya, orang-orang terjebak dalam kekeliruan, penyimpangan dan kesesatan bahkan kekufuran karena berlebih-lebihan dalam mengagungkannya. Sebagaimana Abdullah bin Saba dan orang-orang yang mengikutinya. Baca lebih lanjut

Khalifah Ali bin Abu Thalib (1) : Biografi Beliau radhiyallahu’anhu

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dirahmati Allah Ta’ala, para sahabat Nabi merupakan generasi terbaik dari umat ini. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Allah Ta’ala telah memilih mereka untuk mendampingi dan membantu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menegakkan agama-Nya. Orang-orang pilihan Allah ini, tentunya memiliki kedudukan istimewa dibandingkan manusia yang lain karena Allah Ta’ala tidak mungkin keliru memilih mereka. Baca lebih lanjut

Biografi Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’ahu

Nama dan Nasab Beliau

Nama Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muththalib bin Hasyim. Abu Thalib adalah saudara kandung Abdullah bin Abdul Muththalib, ayah baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Jadi Ali bin Abi Thalib adalah saudara sepupu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau dijuluki Abul Hasan dan Abu Turab.

Semenjak kecil beliau hidup diasuh oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, karena ayahnya terlalu banyak beban dan tugas yang sangat banyak dan juga banyak keluarga yang harus dinafkahi, sedangkan Abu Thalib hanya memiliki sedikit harta semenjak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masih anak-anak. Baca lebih lanjut

Khalifah Utsman bin Affan (11) : Peristiwa Setelah Wafatnya Utsman bin Affan

Semakin hari, pengepungan terhadap Amirul Mukminin Utsman bin Affan pun semakin ketat. Sejumlah sahabat dan putra-putra terbaik mereka berdatangan untuk membela pemimpin mereka. Namun Utsman memerintahkan mereka untuk pulang.

Abdullah bin Amir bin Rabi’ah berkata, “Aku bersama Utsman di dalam rumahnya”. Ia berkata, ‘Tegaskan pada mereka yang masih menaatiku untuk menahan diri dan meletakkan senjata mereka’. Baca lebih lanjut