Kisah Shalat Malam & Tiga Anak Panah, Abbad bin Bisyr radhiyallahu ‘anhu

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah al-Anshari, dia berkata, “Dalam suatu peperangan kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju salah satu daerah orang musyrik. Kami berhasil menawan istri salah seorang di antara mereka, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali.

Ketika Rasulullah sedang dalam sebuah perjalanan, beliau berhenti di suatu perkampungan lalu bertanya, ‘Siapakah dua orang di antara kalian yang bersedia agar nanti malam menjaga kami dari serangan musuh?’.

Baca lebih lanjut

Mengenal Abbad bin Bisyr radhiyallahu ‘anhu

Nasab shahabat ini adalah Abbad bin Bisyr bin Waqsy bin Zughbah bin Za’wara’ bin Abdil Asyhal bin Jisym bin Al Harits bin Al-Khazraj bin Amr radhiyallahu ‘anhu.

Beliau berkuniah Abu Bisyr atau Abur Rabi’. Ibu beliau adalah Fathimah bintu Bisyr bin Adi Al Khazrajiyah.

Baca lebih lanjut

Perang Dzatu Ar Riqa’

KENAPA DINAMAKAN DZAT AR-RIQA’

Dalam Shahîhul Bukhâri[1] dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu anhu disebutkan, “Dinamakan Dzât ar-Riqâ’ (secara bahasa artinya tambalan-red) karena para Sahabat menambal luka pada kaki mereka dengan kain, akibat menempuh perjalanan dengan jalan kaki karena kendaraan (tunggangan) sangat terbatas, sehingga mereka terpaksa bergiliran untuk mengendarainya. Satu kendaraan untuk enam orang secara bergantian.

Baca lebih lanjut