Sunnah Sunnah Dalam Shalat (3) : Membaca Doa Istiftah


3). Membaca Do’a Istiftah

Termasuk sunnah-sunnah shalat adalah membaca doa iftitah ketika selesai bertakbir takbiratul ihram. ([18]Berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْكُتُ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَبَيْنَ القِرَاءَةِ إِسْكَاتَةً – قَالَ أَحْسِبُهُ قَالَ: هُنَيَّةً – فَقُلْتُ: بِأَبِي وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِسْكَاتُكَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالقِرَاءَةِ مَا تَقُولُ؟ قَالَ: ” أَقُولُ: اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَد

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diam sejenak antara takbir dan membaca (surat Al-Fatihah). Maka aku berkata: Dengan Ayahku dan Ibuku sebagai tebusan wahai Rasulullah, apa yang engkau baca ketika diam sejenak antara takbir dan membaca surat Al-Fatihah?

Beliau bersabda: Aku mengucapkan: ‘Allahumma baa’id bainiy wa baina khataayaaya kamaa baa’adta bainal maaasyriqi wal maghribi, Allahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas, Allahumma ighsil khathaayaaya bil ma’i wa ats-tsalji wal barad’ (Ya Allah jauhkanlah antara aku dan dosa-dosaku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara ufuk timur dan ufuk barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari segala dosa sebagaimana baju putih yang dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, basuhlah hilangkanlah dosa-dosaku dengan air, salju nan dingin). ([19])

***

Catatan Kaki :

[18]) Jumhur ulama Hanafiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah berpendapat bahwa membaca doa istiftah adalah sunnah. (Al-Binayah Li Al-‘Ainiy 2/184, Fathul Qadir Li Al-Kamal bin Al-Humam 1/288, Al-Majmu’ Li An-Nawawi 3/314 dan Al-Mughni Li Ibni Qudamah 1/341).

Berbeda dengan Malikiyyah yang berpendapat bahwa membacanya adalah makruh. Berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar dan Umar membuka membuka shalatnya dengan ‘Alhamdulillahirabbil ‘alamin’. (H.R. Muslim no.399). Begitu pula hadits tentang orang yang buruk dalam shalatnya.

[19]) H.R. Bukhari no.744 dan Muslim no.598.

selengkapnya dalam sumber : https://firanda.com/bekalislam/2949-sunnah-sunnah-dalam-shalat.html/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s