Belum Shalat Maghrib Padahal Sudah Iqamat Shalat Isya’


Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan :

Pada suatu hari saya masuk ke sebuah masjid dan saat itu sedang berlangsung jama’ah shalat Isya. Padahal saat itu saya belum shalat Maghrib. Apakah saya harus shalat Maghrib dahulu kemudian menyusul jama’ah Isya? Ataukah saya shalat Isya dahulu bersama jama’ah kemudian shalat Maghrib?

Jawaban :

Dalam keadaan seperti ini anda harus ikut shalat bersama para jamaah yang sedang shalat Isya, tapi anda berniat shalat Maghrib. Ketika imam berdiri pada rakaat keempat, anda harus tetap duduk (attahiyat akhir) pada rakaat ketiga, sambil menunggu imam menyelesaikan rakaat terakhirnya. Ketika imam salam, barulah anda ikut salam bersama para jamaah.

Perlu anda ketahui bahwa beda niat antara imam dan makmum adalah diperbolehkan, menurut pendapat yang lebih shahih dari sebagian ulama.

Dalam contoh diatas, anda juga boleh salat Maghrib dahulu sendirian, kemudian setelah itu anda ikut shalat Isya besama para jama’ah.

***

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Juz Tsani, Penulis Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Edisi Indonesia Fatawa bin Baz, Penerjemah Abu Abdillah Abdul Aziz, Penerbit At-Tibyan – Solo]

Referensi: https://almanhaj.or.id/698-mendengarkan-adzan-tapi-tidak-datang-ke-masjid-mau-shalat-isya-kemudian-lupa-belum-shalat-maghrib.html

One response to “Belum Shalat Maghrib Padahal Sudah Iqamat Shalat Isya’

  1. Ping balik: Kumpulan Artikel Seputar Ibadah Shalat | Abu Zahra Hanifa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s