Mukjizat Nabi Muhammad (17) : Hujan Pada Masa Kekeringan


Inilah salah satu tanda kenabian, mukjizat yang disaksikan kaum mukminin, bahkan musuh-musuh Allah Subhanahu wata’ala. Doa doa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam terkabul.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu mengisahkan, “Kekeringan pernah melanda di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Suatu saat, ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkhutbah di hari Jumat, datang seorang Arab gunung dari arah yang menghadap mimbar, dari pintu yang menghadap ke arah Darul Qadha (rumah pelunasan)”.

Dia berkata, “Wahai Rasulullah, harta benda binasa, keluarga kelaparan, kuda-kuda, kambing-kambing, ternakternak binasa, jalan-jalan pun terputus, berdoalah kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk kami agar Dia menurunkan hujan.”

(Anas radhiyallahu ‘anhu berkata), “Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangan beliau berdoa, hingga saya bisa melihat putih ketiaknya,

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

‘Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepadakami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepadakami.’

Orang-orang pun mengangkat tangan mereka, berdoa bersama beliau’.” “Demi Allah, kami sama sekali tidak melihat segumpal awan pun di langit, tidak pula pelangi. Sungguh, langit ketika itu bersih seperti kaca.”

Anas berkata, “Lalu dari balik Gungung Sala’ muncul awan seperti perisai. Ketika sampai ke tengah-tengah langit, awan itu menyebar, kemudian turun hujan. Demi Dzat yang jiwaku ada di Tangan-Nya, belum lagi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menurunkan kedua tangannya—saat berdoa—datanglah awan berbondong seperti gunung. Tidaklah beliau turun dari mimbar kecuali hujan telah turun dengan lebat hingga air hujan berjatuhan dari jenggot Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.”

(Dalam satu riwayat:

“… lalu kami keluar, berjalan dalam genangan air hingga kami tiba di rumah (karena begitu lebatnya hujan). Hampir-hampir seseorang tidak dapat sampai ke rumahnya.”

(Kota Madinah) dituruni hujan di hari itu, esoknya, esok lusa, dan hari-hari selanjutnya sampai hari Jumat berikutnya tanpa henti. Jalan-jalan kota Madinah pun penuh air.”

Anas radhiyallahu ‘anhu selanjutnya berkata, “Demi Allah, kami tidak melihat matahari selama enam hari.”

Jumat berikutnya, seorang badui yang dahulu atau badui lainnya datang ke masjid dari pintu yang sama. Ketika itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga sedang berkhutbah.

Dia berkata, ‘Wahai Rasulullah, rumahrumah roboh, jalan-jalan terputus, dan binatang-binatang ternak binasa, para musafir tidak dapat bepergian, jalan-jalan terhalang, harta benda pun tenggelam. Berdoalah kepada Allah Subhanahu wata’ala agar menahan hujan itu untuk kami.’

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tersenyum, kemudian mengangkat kedua tangan beliau dan berdoa, ‘Ya Allah, (hujanilah) sekeliling kami, namun jangan atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di atas puncak-puncak gunung dan dataran tinggi, di perut-perut lembah dan tempattempat tumbuhnya tumbuh-tumbuhan.’

Tidaklah beliau menunjukkan kedua tangan beliau ke suatu awan kecuali awan tersebut terbelah seperti lubang bulat yang luas, terbelah seperti terbelahnya kain.”

Anas berkata, “Saya lihat awan menyingkir di sekitar Madinah ke kanan dan ke kiri seperti kumpulan kambing. Turunlah hujan di sekeliling kami, tetapi tidak diturunkan sedikit pun di dalam kota Madinah.

Akhirnya, kami dapat keluar dan berjalan di bawah sinar matahari.”

Allah Subhanahu wata’ala menampakkan kepada manusia mukjizat Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengabulkan doanya. Lembah Qanah mengalir selama sebulan. Tidak ada seorang pun dari suatu daerah kecuali ia menceritakan hujan lebat (di kota Madinah tahun itu.)

***

sumber bacaan : https://abuzahrahanifa.wordpress.com/2020/10/27/mukjizat-mukjizat-rasulullah-shalallahu-alaihi-wasallam/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s