Mukjizat Nabi Muhammad (7) : Menyembuhkan Penyakit Dengan Izin Allah


Telah kita lalui kisah mata Qatadah bin an-Nu’man radhiyallahu ‘anhu yang tercongkel di Perang Uhud. Allah Subhanahu wata’ala menyembuhkan matanya dengan mukjizat yang Dia Subhanahu wata’ala tampakkan bagi Rasul dan kekasih- Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Al-Bukhari meriwayatkan dari Yazid bin Abu Ubaid, ia berkata, “Aku melihat bekas luka tersayat di betis Salamah bin al-Akwa.” Aku bertanya, “Luka apa ini?” “Aku terluka pada Perang Khaibar,” jawabnya.

Selanjutnya ia pergi kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau lalu meniup luka tiga kali tiupan dan aku tidak lagi merasakan sakit. Di antara penyakit yang sembuh melalui mukjizat yang Allah Subhanahu wata’ala tampakkan kepada Rasul dan Kekasih-Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah luka bakar yang menimpa sahabat kecil, Muhammad bin Hathib radhiyallahu ‘anhu.

Al-Imam adz-Dzahabi rahimahumallah meriwayatkan dalam Siyar A’lamun Nubala, dari Simak bin Harb dari Muhammad bin Hathib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

تَنَاوَلْتُ قِدْرًا، فَاحْتَرَقَتْ يَدِي ، فَانْطَلَقَتْ بِي أُمِّي إِلَى رَجُلٍ جَالِسٍ، فَقَالَتْ لَهُ: يَا رَسُول اللهِ، وَأَدْنَتْنِي مِنْهُ، فَجَعَلَ يَنْفُثُ، وَيَتَكَلَّمُ بِكَ مَالٍ أَدْرِي مَا هُوَ، فَسَأَلْتُ أُمِّي بَعْدَ ذَلِكَ مَا كَانَ يَقُولُ. قَالَتْ: كَانَ يَقُولُ: أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شَافِيَ إِلاَّ أَنْتَ

Pernah aku mengambil periuk hingga terbakarlah tanganku. (Aku teringat), ibuku kemudian membawaku kepada seorang yang sedang duduk. Ibu berkata kepadanya, “Wahai Rasulullah,” dan mendekatkanku kepada beliau. Lalu beliau meniup lukaku dengan mengucapkan kalimat yang aku tidak tahu (saat itu). Akulalu bertanya pada ibu, apa yang dahulu Rasulullah  baca? Ibuku menjawab,“Dahulu beliau membaca,

أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شَافِيَ إِلاَّ أَنْتَ

‘Jauhkan (hilangkanlah) lah penyakit ini, wahai Rabb sekalian manusia, sembuhkanlah karena Engkaulah yang mampu menyembuhkan, tidak ada yang menyembuhkan kecuali Engkau’.”

Dalam riwayat an-Nasai, Muhammad bin Hathib berkata, “Aku pun menjadi sehat, tidak merasakan apa-apa.” (HR. an-Nasai)

Kisah lain diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, al-Baihaqi, ath- Thabarani, dan Abu Nuaim dari jalan Sulaiman bin Amru bin al-Ash, dari ibunya, ia berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pada waktu Jamrah Aqabah. Beliau melempar batu dan orang-orang pun melakukannya.

Setelah selesai Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam kembali, tiba-tiba ada seorang perempuan membawa anaknya yang bisu datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah, ini anakku yang sedang mendapat bala. Ia tidak bisa berbicara.’ 

Baginda meminta sebuah bejana yang dibuat dari batu yang berisi air. Setelah itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam memegangnya, meludahinya, dan berdoa. Beliau ulangi sekali lagi dan menyuruh agar air itu diminumkan kepada anak perempuan itu. Akhirnya anak itu sembuh, malah menjadi lebih baik daripada yang lainnya.

***

selengkapnya dalam sumber : https://abuzahrahanifa.wordpress.com/2020/10/27/mukjizat-mukjizat-rasulullah-shalallahu-alaihi-wasallam/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s